Di abad ke 21 ini, banyak orang beralih kepada teknologi yang memudahkan mereka dalam berkomunikasi. Sesuai dengan tuntutan zaman, pendidikan haruslah mengikuti alur globalisasi tanpa mengesampingkan nilai-nilai budaya dan moral yang melekat pada setiap negara seperti Indonesia. Jika pendidikan dituntut harus modern maka sebagai pencetak generasi penerus bangsa, para guru juga harus berpikir secara dinamis dan perlahan meninggalkan cara pembelajaran yang statis. Memang cara lama yang digunakan untuk belajar juga bisa menjadi panutan namun tidaklah salah jika mencoba melakukan perubahan cara pembelajaran secara bertahap namun pasti. Jika cara pembelajaran guru bersifat statis seperti membaca, mencatat dengan mendikte, kerjakan tugas dan kumpulkan tugas maka musuh terbesar siswa adalah satu kata"Jenuh". Siswa merasa seakan - akan tidak memiliki gambaran dalam pengalaman mereka selama belajar di sekolah. Jadi, tidak heran jika siswa datang ke sekolah bukan dengan perasaan...